Inspiring Site

CeritaJIKA #1 : Jika Istrimu Seorang Perawat

Seorang perawat dapat bekerja dimana saja. Di rumah sakit, puskesmas, perusahaan, dan bisa juga membuka klinik keperawatan di rumah atau home care.

Jika isterimu seorang perawat, mungkin dia tak bisa selalu bersamamu setiap waktu. Karena ada yang harus selalu dia jaga, pasiennya. Dia hanya dapat libur sekali dalam seminggu. Itu pun tak selalu sabtu minggu, berbeda dengan kamu. Rumah sakit tak mengenal tanggal merah, Sayang, jadi mengertilah. Bahkan yang paling ekstrem kau tak bisa sholat Ied saat Hari Raya bersamanya jika jadwal memang mengharuskannya untuk tetap bertugas.

Seorang perawat akan siap sedia mengatasi keluhan setiap pasiennya. Hampir setiap hari yang dia dengar adalah keluhan. Ada pasien yang mengeluh sakit, mengeluh mual, mengeluh selang infusnya macet, mengeluh tak nafsu makan, dan seterusnya. Maka janganlah kau terlalu sering mengeluh di hadapannya. Terlebih tentang hal-hal yang sepele. Jika ada masalah, bicaralah baik-baik. Bicarakan semua masalahmu padanya, dia akan dengan rela hati mendengarkanmu. Karena seorang perawat adalah pendengar yang baik.

Jika isterimu seorang perawat dia mungkin akan cerewet sekali menasehati segala hal tentang kesehatan. Memperhatikan dengan cermat setiap masalah kesehatan yang kau dan anak-anakmu alami. Dia paham betul mitos-mitos yang akan mempengaruhi kesehatan. Jadi maafkanlah dia jika sesekali dia tak nurut dengan petuah-petuah ibumu.

Jika yang akan selalu sholat di belakangmu adalah seorang perawat, maka doakanlah dia agar selalu memiliki daya imun yang luar biasa. Karena setiap harinya dia bersentuhan dengan pasien yang beraneka rupa penyakitnya. Ingatkan dia untuk cuci tangan, untuk selalu menggunakan sarung tangan, masker, dan ingatkan dia untuk langsung mandi sepulang bekerja.

Bekerja di rumah sakit memang riskan, tapi semoga kau akan tetap meridhoinya. Karena seorang perawat tak bisa tinggal diam begitu saja. Dia akan lebih bahagia ketika ilmunya bermanfaat, dapat menyehatkan yang sakit dan membuat orang yang sehat menjadi tetap sehat.

Aku sendiri belum dapat memutuskan lebih menyenangkan bekerja dimana. Rumah sakit bagiku sedikit terlihat menyeramkan. Bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten sepertinya menyenangkan, bisa mempengaruhi kebijakan dan menjadi advokat bagi masyarakat.  Namun bekerja di perusahaan yang sama denganmu juga terlihat sangat menarik. Berangkat dan pulang bersama. Menjadi konsultan kesehatan bagi rekan-rekan kerjamu. Jika RUU Keperawatan sudah disahkan, mungkin home care jadi pilihan terbaik. Karena dengan membuka praktik sendiri di rumah, aku dapat mendampingimu selalu dan mengamati tumbuh kembang anak-anakmu.

Entahlah aku masih belum bisa memutuskan sekarang. Yang jelas, aku selalu berharap sesekali bisa menjadi tim kesehatan haji bagi rombonganmu. Melakukan wukuf dan sa’i bersama-sama denganmu. Sepertinya menyenangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s