Inspiring Site

Hanya Untukmu

Darahku berdesir membalas genggaman tanganmu malam ini. Angin malam menggerogoti tulang hingga persendianku nyeri. Pesonamu mencairkan kebekuan malam. Aku ingin denganmu.

 

Malam jadi saksi gundahku. Lidahku kelu untuk mengungkap pilu. Malam ini sedetik pun tak ingin kulepaskan pandanganku darimu. Aku masih ingin denganmu.

 

Lelahku sirna, getirku terkikis, kamu obat sekaligus tameng untukku. Nalar telah lama bergumam tapi hati menolak. Bukan ego, tapi semesta tak menyertai perjalanan kita. Aku sungguh, sangat, dan masih ingin denganmu.

 

Sayang,

 

Apapun akan ku pertaruhkan untukmu. Termasuk meninggalkan dan melihatmu kembali bersamanya. Semangatlah untuk belajar lebih mencintai dirinya, supaya tak percuma aku meredam rasa dengan sikap dinginku. Jauh dariku bukan berarti kehilangan sandaran batinmu. Aku akan setia disini. Jadilah pribadi yang lebih baik supaya tak percuma uraian air mata yang hampir setiap malam tertumpah untukmu.

 :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s