Inspiring Site

Sajak Flora

Aku, Dandelion.
 
Rapuh, namun selalu berusaha kuat melawan terpaan angin yang seolah-olah ingin mencabut dari tempatku berpijak. Aku memang tak setegar Mawar, tak secantik Lily, dan tak selalu ceria seperti Chrysants. Tapi aku berjanji, hingga saatnya angin menghempas; aku akan mengikuti arahnya.
 
Kau tahu mengapa ilalang tak pernah terlihat sedih? Itu karena aku mampu menyanding mereka, menemani di terik panas hingga terpaan gugurnya dedaunan. Serpihan biji bunga yang terlepas dariku mampu membuat kehidupan baru. Aku sederhana, walau keberadaanku kadang tak terlalu dianggap.
 
Aku, Dandelion. Mencari angin yang tepat untuk menerbangkanku kepada ilalang yang membutuhkan kehadiranku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s