Inspiring Site

Aku Yang Tak Ada Dalam Kau

Aku membiarkan pikiranku dijejali pekerjaan, supaya berkurang ruangku yang padat akan kamu. 

Aku bicara tanpa henti, supaya kamu tahu banyak hal yang ingin selalu kubagi.

Aku bertanya tanpa jeda, supaya aku mengerti apa yang kamu ingini.

Aku mengukir besar-besar namamu di hati, supaya tak ada nama lain yang berusaha tinggal di sini.

Aku belajar meredam keluh, supaya lelahku tak lagi memberatkan kepalamu.

Aku fokus pada keberanian, supaya makna takut hanya saat aku terbangun dan kamu tak ada.

Aku menghemat rindu, supaya kelak kita hamburkan pada peluk yang tak rela kita lepaskan. 

Aku menganggapmu rumah, supaya dalam segala lelahku; pulang adalah saat yang paling kutunggu.

Aku mengabaikan sikap-sikap ganjilmu, supaya tetap yakin bahwa hadirmu adalah penggenapanNya untukku.

Aku menyayangimu dengan cara yang berlebihan, supaya tersaru aku yang serba kurang. 

Aku menyebut namamu berulang di tiap doa, supaya Tuhan tak lagi menyediakan nama lain untukku.

Aku membuat tulisan ini, supaya kau tahu bagaimanapun kau; aku sayang kamu, aku sayang kamu, aku sayang kamu, dan tak akan lelah kuucap secara berulang-ulang.

Tapi apalah upayaku jika kamu tak menginginkan hal yang sama.

Tng 2013, 00:11

4 responses

  1. k2 aku suka bgt tulisan’a,, boleh aku share ya k’. . .

    April 15, 2013 at 1:19 am

  2. Heni chan

    I like this…so deep

    April 15, 2013 at 11:20 am

  3. al dhietia

    hiks…hiks…..so touch

    April 16, 2013 at 2:01 pm

  4. but.., kau ada dalam pelukan Tuhan mu…,

    October 4, 2013 at 2:05 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s