Inspiring Site

Episode : Progesteron

“Kemampuan berkomunikasi dengan orang lain itu penting,

lebih penting lagi berkomunikasi dengan diri sendiri”

Dear Progesteron,

Surat ini aku tulis khusus untukmu, yg sedang bersemayam dalam siklus haid minggu ketiga tubuhku :)

Salam kenal, Ms. P ! Meski dirimu telah hadir sejak umur puberku, tapi aku baru mengerti tentang hadirmu beberapa tahun terakhir sejak aku baca lebih detail tentang siklus tubuh perempuan. Aku baru paham tentang pengaruhmu pada fisik dan emosiku.  Tapi tenang saja, surat ini bukanlah surat untuk menuduhmu atas sifat-sifatku yang labil, tapi surat ini adalah proposal kerjasama. :)

Kau tahu P, setiap kali kau datang selalu ada tanda-tanda khusus yg mulanya aku tidak terlalu peduli. Nyeri-nyeri ringan diperut, tekanan darahku yang menurun, nyeri di tulang punggung dan pinggang, dan nyeri-nyeri disana P, iya disana! tak perlulah aku tulis disurat ini ya. :D

Lebih lagi, setiap kau datang jiwaku seperti roller coaster P, naik turun! Seolah-olah kau datang bersama sahabatmu bernama insecure yang membuatku selalu khawatir pada hal-hal yang mungkin tak perlu. Temenmu si insecure itu sering nakal menggoda otakku untuk selalu negatif dengan sekitarku P, hu uh :( Ada saja pikiran aneh dan curiga yang dia bawa dan membuatku merasa khawatir, sangat khawatir malah, dan bisa membuat dadaku ngilu gak karuan.Dulu, kalau sudah kayak gini, aku jadi bingung banget P, rasanya pingin marah-marah, bete mendadak, diem bahkan bisa jadi nangis. Sering, aku jadi nyalahin orang lain padahal kalau dipikir-pikir mereka ga ada salah apa-apa kok P. Lebih seringnya lagi, aku jadi sering nyalahin diriku sendiri P, fokus pada kekuranganku, kejelekannku, kesalahanku. Aku jadi merasa gak nyaman dengan diriku. :(

Gak cuma insecure P, ada temenmu yang suka nimbrung juga kalo kamu lagi datang. Namanya, moody. Wah,, kadang aku kerepotan juga kalau yang satu ini datang. Kerjaan jadi ga beres-beres, kadang hubungan ke temen jadi gak lancar juga. Dan sedihnya, ini juga ngaruh ke ibadahku.  :(

……………

P,

Kau tahu, setelah aku baca banyak tentangmu di buku aku jadi lebih tenang. Maaf ya, selama ini aku cuma menganggapmu masalah. Padahal aku tidak akan tahu yang positif jika tidak pernah mengalami yang negatif. Aku tidak akan pernah mengenal rasa nyaman kalau tidak berkenalan dengan ketidaknyaman. Terima-kasih karena kau mengajariku semua itu P! :)

Kamu lah yang membuatku lebih sensitif dan peka dengan sekitarku, kamu jualah yang membuatku lebih peduli dengan kesehatan tubuhku. Mengajakku minum susu dan buah untuk asupan kalsium dan vitamin saat kau datang. Melarangku begadang dan menjaga waktu tidurku. Menghaluskan perasaanku.

P,

Surat ini aku tulis sebagai proposal kerjasamaku denganmu. Hari ini sudah hampir seminggu kau hadir lagi di tubuhku. Dan gejala-gejala fisik dan emosi itu sedang datang lagi. termasuk si insecure & moody. Terlebih lagi semalam. Fajar ini, setelah merenung banyak aku memutuskan untuk menulis surat ini P. Mulai hari ini aku ingin berubah lebih baik P. Aku tidak mau selamanya dikontrol oleh mereka berdua. Bersamamu P, aku ingin kita bekerjasama untuk mengontrol mereka berdua yuk P! ;)

Tentu saja aku tidak bisa mencegah mereka datang P, karena mereka adalah sahabat-sahabatmu. Tapi bersamamu, aku ingin belajar pelan-pelan untuk mengontrol mereka supaya tidak mengganggu aktivitasku, persahabatanku, dan hubunganku dengan orang lain. Bersamamu aku ingin merayakan insecure & moody dengan positif P. ;)

Lalu, aku ingin lebih fokus pada kelebihanmu yang lain. Saat kau datang aku ingin lebih bersahabat dengan rasa peka dan halus. Aku ingin lebih peduli dengan tubuhku. Aku akan memberimu lebih banyak buah dan kalsium P, kau senang kan? hehe :D

P, aku jadi berpikir,kau datang dua minggu dalam 4 minggu. mungkin itu mengapa persaksian kami (perempuan) dihitung setengah ya P, karena memang saat kau datang otakku tidak bisa berpikir jernih. Mungkin itu pula ALLAH mengibaratkanku adalah tulang rusuk yang bengkok. Terlalu keras diingatkan bikin aku patah, terlalu lembut tetap saja bengkok. (Wallahualam) Tapi justru karna kita tulang rusuknya laki-laki maka kita yang paling dekat dengan jantungnya kan P? aiih aiiih aku jadi maluu sendirii :P :P .

P  sayang,

mulai hari ini kita bersahabat yuk.. bersamamu aku mau belajar mengontrol emosiku dengan perbanyak istigafar. menjadi perempuan yang lebih baik lagi. Muslimah yang simple dan positif! Bismillaah… semangat! ;)

ps: untuk Esterogen, tunggu giliranku nulis surat untukmu ya! hehe ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s