Inspiring Site

How i meet you

Bagaimana dua orang bisa bertemu dan jatuh cinta ? mungkin bagi sebagian orang, sesimpel mereka satu kampus, mereka satu tempat kerja, atau satu organisasi. Bagi sebagian yang lain tidak sesimpel itu. Bisa aja mereka bertemu di sebuah acara, bertemu, bertukeran pandang dan kemudian dikenalkan oleh teman mereka masing-masing. Dan bahkan ada yang bermula dari duduk di bioskop 21, tidak sengaja bertanya tentang jam, lanjut ngobrol, dan akhirnya malah lanjut makan bareng. Bagaimana dua orang saling bertemu memang aneh, absurd, kompleks. Tidak ada yang tahu pasti kapan soulmate bisa datang.
Di tivi-tivi ketemuan dengan soulmate dibuat sangat gampang, bahkan membuat seolah-olah orang memang gampang dengan mudah jatuh cinta, pada pandangan pertama, pada situasi apapun. Pada kehidupan nyata (kehidupan yang tidak absurd seperti di tivi) bertemu dengan the one sangatlah susah. Jangankan untuk pacaran untuk kenalan aja kadang susahnya minta ampun. Tapi begitu ketemu, kemungkinan besar kita tahu bahwa kita telah menemukan orang yang tepat untuk dipacari.
Aq suka banget dengerin cerita tentang bagaimana orang pertama kali bertemu, cerita untuk dibagi dengan anak cucu itu :”dulu kakek-nenek bertemu sewaktu dikenalin teman di pesta ulang tahun”, atau dulu kakek ketemu nenek pas lagi di plonco bareng di gunung”. Cerita bagaimana sepasang kekasih ketemu selalu menjadi hal menarik untuk didengarkan. Bagaimana semesta bisa berkonspirasi hingga dua orang bisa actually ketemu memang mendekati keajaiban.
Ini adalah bagaimana semesta berkonspirasi sedemikian rupa sehingga aq bisa ketemu dengan kamu. Bagaimana kita satu organisasi tapi tidak pernah saling mengobrol, kemudian mulai nge-add fb, dan akhirnya ngobrol bareng. Sampai-sampai waktu tidak pernah cukup untuk mengakhiri pertemuan kita. Seperti masuk kedalam lorong waktu, time warp ketika bersama kamu. Aq pernah baca, cara paling mudah untuk tahu apakah kita cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika kita merasa lupa waktu.
Dan sekarang gak terasa sudah masuk bulan ke-3 kita bersama, seharusnya kalau dihitung dari waktu rata-rata kamu yang hanya 4 bulan masa-masa sekarang ini kamu sudah mulai bosan sama aq..haha *peace*😀. aq sering perhatiin orang-orang yang bisa tahan menjalani hubungan dengan waktu yang cukup lama 4 tahun,6 tahun, bahkan 8 tahun bagaimana cara mereka bisa bertahan tanpa rasa bosan. Yang akhirnya aq simpulkan bukan hanya caranya yang penting tapi juga kesediaan dari masing-masing untuk menjaga hubungan tersebut. Semua tidak mungkin berjalan kalau hanya satu pihak yang menginginkan hal tersebut, semua jadi tidak seimbang atau dengan kata lain kita dipaksa untuk pindah, atau ketika HRD memutuskan merekrut orang lain dan tidak memperpanjang kontrak dengan karyawan lama. Ada kutipan dari charlie brown di komik peanuts yang terkenal itu dia bilang “nothing takes the flavor out of peanut butter quite like unrequited love” tidak ada yang dapat menghilangkan rasa selai kacang seperti cinta yang tak berbalas.
Di dalam strip komik peanuts, Charlie brown digambarkan sebagai orang yang suka roti selai kacang. Sewaktu cintanya tidak dibalas seorang cewek yang dia suka, setiap kali Charlie brown makan roti selai kacang, ia tidak bisa lagi merasakan rasa selai itu di lidahnya. Filosofi indonesianya sederhana : jika cinta bisa membuat gula merah jadi rasa coklat, cinta yang tak berbalas bisa membuat cokelat jadi rasa gula merah.
Dari memulai tulisan ini dengan berusaha memahami apa itu cinta melalui introspeksi ke dalam pengalaman-pengalaman orang lain dan sendiri. Dan sampai di akhir tulisan ini tetap gak mengerti, sama seperti ketika memulai tulisan ini.
Mencintai seseorang butuh keberanian sama seperti berlari di dalam roda, loncat dari satu relationship ke yang lainnya. Mencoba berlari dan berlari di dalam roda bernama cinta seolah olah maju tapi tidak… karena sebenarnya jalan di tempat. Dan hubungan kali ini, setiap aq memandangi wajah kamu pertanyaan besar itu pun timbul : apakah aq harus terus berlari ? atau berhenti di kamu?
Di akhir Ada kutipan favorit aq di lagu dosakah aku-nya nidji, itu lagu kita berdua di bait terakhir : “berharap cinta kita yang kan menang”

I’m still wondering.. semoga…

3 responses

  1. pengen batuk bacanya…..

    January 31, 2012 at 3:53 am

  2. pengen batuk bacanya

    January 31, 2012 at 3:54 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s